Sebuah unggahan curhatan karyawan mengenai perlakuan kasar atasan di tempat kerja menjadi viral dan ramai dibicarakan hari ini. Dalam unggahan tersebut, sang karyawan menceritakan pengalaman dimarahi di depan umum, jam kerja tidak manusiawi, hingga tekanan mental yang terus-menerus. Unggahan itu langsung mendapat simpati luas dari warganet.
Banyak netizen mengaku memiliki pengalaman serupa dan ikut membagikan kisah mereka di kolom komentar. Fenomena ini membuka diskusi besar tentang budaya kerja toxic yang masih marak terjadi, khususnya di lingkungan kerja yang menganggap tekanan berlebihan sebagai hal wajar.
Tidak sedikit pula yang menyoroti minimnya perlindungan kesehatan mental bagi pekerja. Beberapa warganet menyarankan agar perusahaan mulai menerapkan kebijakan kerja yang lebih sehat dan menghargai karyawan sebagai manusia, bukan sekadar alat produksi.
Viralnya curhatan ini juga memicu perdebatan soal keberanian bersuara. Di satu sisi, warganet mendukung keberanian sang karyawan. Di sisi lain, ada pula yang mengingatkan risiko hukum dan profesional jika identitas tempat kerja terbongkar.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa isu ketenagakerjaan bukan lagi persoalan individu, melainkan masalah sosial yang membutuhkan perhatian serius dari semua pihak.

