Perbincangan tentang kemungkinan mati listrik berskala besar menjadi viral di media sosial hari ini. Isu tersebut menyebar cepat melalui pesan berantai, unggahan status, hingga diskusi di berbagai platform digital. Banyak warga mengaku panik setelah membaca klaim bahwa layanan listrik dan fasilitas pendukung seperti mesin ATM serta jaringan komunikasi akan terganggu dalam waktu lama.
Kepanikan ini terlihat dari meningkatnya pembelian kebutuhan darurat, seperti lilin, power bank, hingga bahan makanan tahan lama. Di beberapa daerah, masyarakat bahkan mulai saling bertanya mengenai kebenaran informasi tersebut dan meminta klarifikasi dari pihak berwenang. Fenomena ini menunjukkan betapa cepatnya informasi yang belum terverifikasi dapat memicu reaksi massal.
Pengamat komunikasi menilai viralnya isu ini dipengaruhi oleh trauma kolektif terhadap kejadian gangguan layanan publik sebelumnya. Ketika satu unggahan terlihat meyakinkan, warganet cenderung menyebarkannya tanpa memastikan sumber kebenaran. Akibatnya, kepanikan menyebar lebih cepat dibandingkan klarifikasi.
Isu ini menjadi pengingat pentingnya literasi digital di tengah masyarakat. Tanpa sikap kritis, informasi yang tidak jelas dapat berdampak nyata pada stabilitas sosial. Hari ini, topik mati listrik nasional menjadi salah satu pembahasan paling ramai dan memicu diskusi luas di ruang publik digital.

