Subang, 4 Agustus 2025 – Suasana Stasiun Pagaden Baru mendadak jadi pusat perhatian setelah lima gerbong Kereta Api Argo Bromo harus dievakuasi akibat gangguan teknis yang terjadi pada siang hari tadi. Kejadian ini langsung ditangani oleh tim gabungan dari PT KAI, kepolisian, dan petugas lapangan lainnya.
Kereta Argo Bromo yang diketahui sedang dalam perjalanan dari Jakarta menuju Surabaya, tiba-tiba mengalami gangguan saat melintas di jalur sekitar Stasiun Pagaden Baru, Subang. Masinis yang menyadari adanya kendala langsung mengambil tindakan cepat dengan menghentikan kereta dan menghubungi pihak terkait.
Dalam waktu singkat, petugas evakuasi datang ke lokasi dan mulai memisahkan lima gerbong yang mengalami gangguan dari rangkaian utama. Proses ini dilakukan dengan hati-hati agar tidak menimbulkan risiko tambahan bagi penumpang maupun infrastruktur rel.
Salah satu penumpang, Rina (32), mengaku sempat panik karena kereta berhenti mendadak di tengah perjalanan. “Tadi semua orang kaget karena tiba-tiba berhenti. Tapi petugas langsung datang dan menjelaskan situasinya. Kami diminta tetap tenang,” ujarnya.
Beruntung, tidak ada korban luka dalam kejadian ini. Penumpang yang berada di dalam lima gerbong tersebut berhasil dievakuasi ke rangkaian cadangan dan melanjutkan perjalanan dengan aman. PT KAI juga menyediakan layanan kompensasi dan makanan ringan selama proses evakuasi berlangsung.
Humas PT KAI Daop 2 Bandung dalam keterangannya menyatakan bahwa penyebab pasti gangguan masih dalam proses investigasi. Dugaan sementara mengarah pada gangguan sistem pengereman atau kelistrikan, namun hal ini akan dipastikan setelah pemeriksaan menyeluruh selesai dilakukan.
Prioritas utama kami adalah keselamatan dan kenyamanan penumpang. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini dan berterima kasih atas kesabaran para penumpang,” ujar pihak KAI dalam keterangan resminya.
Perjalanan kereta api di jalur tersebut sempat terganggu selama proses evakuasi, namun kini semua lintasan dinyatakan aman dan kembali bisa digunakan. Beberapa kereta lain dilaporkan mengalami keterlambatan, namun secara bertahap situasi telah kembali normal.
Insiden ini menjadi pengingat pentingnya pemeriksaan berkala dan kesiapsiagaan sistem kereta api dalam menghadapi situasi darurat. PT KAI juga menegaskan akan terus meningkatkan kualitas layanan dan keamanan perjalanan kereta jarak jauh.