Jakarta – Warga Jakarta Barat dihebohkan oleh terungkapnya kasus tragis yang melibatkan seorang siswi SMP yang diduga dipaksa bekerja sebagai pemandu lagu di sebuah tempat hiburan malam. Peristiwa ini memantik kemarahan publik dan langsung mendapat perhatian dari Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno.
>Menurut informasi awal, korban yang masih di bawah umur tersebut direkrut oleh oknum yang memanfaatkan kondisi ekonomi keluarganya. Ia kemudian ditempatkan di salah satu bar di kawasan Jakarta Barat, dengan dalih pekerjaan ringan. Namun, di lapangan, korban justru mengalami tekanan dan eksploitasi yang jelas melanggar hukum.
“Ini bukan hanya soal pelanggaran moral, tapi juga tindak pidana serius. Anak-anak adalah masa depan bangsa, dan mereka harus dilindungi, bukan dimanfaatkan,” tegas Rano Karno saat ditemui di Balai Kota, Rabu (13/8/2025).
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan akan memberikan pendampingan hukum, psikologis, dan sosial bagi korban. Selain itu, koordinasi telah dilakukan dengan pihak kepolisian untuk membongkar jaringan yang terlibat dalam perekrutan anak di bawah umur untuk industri hiburan malam.
Rano Karno menegaskan, pihaknya tak segan menindak tegas siapa pun yang terbukti terlibat. “Kalau ada aparat yang membiarkan, kami akan usut. Perlindungan anak adalah prioritas,” tambahnya.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa pengawasan terhadap tempat hiburan dan perekrutan tenaga kerja, terutama yang melibatkan anak-anak, harus lebih ketat. Aktivis perlindungan anak pun menyerukan agar Pemprov bersama aparat hukum meningkatkan patroli dan melakukan inspeksi rutin demi mencegah kasus serupa terulang.