Berita Terkini, Terdepan dan Terpercaya
Jumat, Agustus 29, 2025
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Islami
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • Olah Raga
  • Home
  • Ekonomi
  • Islami
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • Olah Raga
No Result
View All Result
Berita Terkini, Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result

Balita di Sukabumi Meninggal, Tubuh Penuh Cacing: Alarm Kesehatan Masyarakat

Admin by Admin
22 Agustus 2025
in anak, Berita, berita terkini, kesehatan, Peristiwa / Nasional
0
Balita di Sukabumi Meninggal, Tubuh Penuh Cacing: Alarm Kesehatan Masyarakat
0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Peristiwa memilukan terjadi di Kabupaten Sukabumi. Seorang balita perempuan berusia 4 tahun meninggal dunia setelah tim medis menemukan sekitar 1 kilogram cacing bersarang di dalam tubuhnya. Kasus ini sontak mengejutkan publik dan menjadi sorotan karena menunjukkan betapa rentannya anak-anak terhadap penyakit infeksi cacing bila sanitasi dan pencegahan tidak dijaga.

Dari Gejala Ringan ke Kondisi Fatal

Awalnya, sang balita hanya mengalami keluhan perut buncit, lemas, dan nafsu makan menurun. Namun kondisi semakin memburuk ketika cacing mulai keluar dari mulut dan hidungnya. Saat dirawat di rumah sakit, dokter mendapati bahwa cacing telah menyebar ke saluran pencernaan, paru-paru, bahkan menuju ke otak. Upaya medis tidak mampu menyelamatkannya karena infeksi sudah sangat parah.

Lingkungan dan Kebersihan Jadi Sorotan

Faktor lingkungan disebut menjadi penyebab utama. Anak tersebut tinggal di rumah sederhana dengan kondisi sanitasi terbatas. Aktivitas sehari-hari yang berdekatan dengan tanah dan hewan ternak membuat risiko infeksi cacing semakin tinggi. Meski program pemberian obat cacing rutin sudah berjalan, tanpa kebersihan lingkungan yang mendukung, reinfeksi bisa terus terjadi.

Cacingan, Masalah Lama yang Belum Tuntas

Infeksi cacing bukanlah hal baru di Indonesia. Penyakit ini kerap menyerang anak-anak, terutama di daerah pedesaan. Dampaknya tidak sekadar pada kesehatan fisik, tapi juga perkembangan gizi dan daya tahan tubuh. Kasus di Sukabumi ini menjadi contoh ekstrem bahwa pencegahan lebih penting daripada penanganan.

Perlu Langkah Serius

Peristiwa ini harus menjadi peringatan bagi semua pihak:

  • Orang tua perlu lebih waspada menjaga kebersihan anak, mulai dari mencuci tangan, memastikan makanan matang, hingga memperhatikan lingkungan bermain.

  • Pemerintah daerah dan pusat harus memperkuat program sanitasi, air bersih, serta edukasi kesehatan.

  • Masyarakat harus bergotong royong menciptakan lingkungan yang sehat agar tragedi serupa tidak terulang.

Kematian balita ini meninggalkan duka sekaligus pesan penting: ancaman cacingan bukan sekadar masalah medis, melainkan cermin kondisi sosial dan lingkungan yang belum sepenuhnya teratasi.

Tags: berita terdepanBerita TerkiniIBMNews terkini dan terpercayakesehatan
Previous Post

Ribuan Aparat Amankan Aksi Mahasiswa di Jakarta, Suasana Sekitar DPR Dipenuhi Ketegangan

Next Post

Polemik Tunjangan Rumah DPR: Gelombang Kekesalan Publik Menguat

Next Post
Polemik Tunjangan Rumah DPR: Gelombang Kekesalan Publik Menguat

Polemik Tunjangan Rumah DPR: Gelombang Kekesalan Publik Menguat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Presiden Prabowo: Duka untuk Affan, Tegas Minta Kasus Rantis Diusut Tuntas
  • Super Garuda Shield 2025: Indonesia Pimpin Latihan Multinasional Terbesar di Kawasan
  • Tragedi Pejompongan: Ojol Tewas Usai Dilindas Rantis, Polisi Didesak Transparan
  • Ratusan Pelajar di Lebong Dilarikan ke RS Usai Santap Menu MBG
  • Komisi XIII DPR Tangani Revisi UU Hak Cipta, Inisiatif Musisi Tetap Diakui

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

Kategori

Layanan

Informasi

Copyright © 2025 IBM NEWS. All Rights Reserved
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Islami
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • Olah Raga

© 2025 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.