Pertandingan uji coba antara Timnas Indonesia dan Arab Saudi berlangsung panas sejak menit pertama. Dengan semangat membara, skuad Garuda tampil menekan dan sempat membuat publik bersorak setelah berhasil membuka keunggulan melalui skema serangan cepat yang menembus pertahanan rapat Arab Saudi. Namun, keunggulan itu tak bertahan lama — hanya beberapa menit kemudian, gawang Indonesia kebobolan akibat hilangnya fokus di lini belakang.
Secara permainan, Indonesia memperlihatkan keberanian luar biasa. Tekanan tinggi, operan pendek cepat, dan transisi dari bertahan ke menyerang terlihat lebih rapi dibanding laga sebelumnya. Beberapa peluang tambahan sempat tercipta, namun finishing yang belum tajam membuat skor tak berubah.
Arab Saudi menunjukkan kualitas sebagai tim berpengalaman. Mereka tenang menghadapi tekanan dan mampu memanfaatkan setiap kesalahan kecil untuk mengembalikan keseimbangan permainan. Setelah gol penyeimbang, duel berubah terbuka dengan kedua tim saling jual beli serangan.
Pelatih Timnas Indonesia menilai hasil imbang ini tetap menjadi pelajaran berharga. Ia mengakui bahwa secara taktik tim sudah berada di jalur yang benar, tapi masih perlu meningkatkan konsentrasi dan ketenangan setelah unggul. Menurutnya, kehilangan fokus di momen penting menjadi hal yang harus segera diperbaiki jika Indonesia ingin bersaing di level Asia.
Meski gagal menang, laga ini memberikan banyak sinyal positif. Performa pemain muda yang makin matang, kekompakan antar lini, dan kemampuan membangun serangan cepat menunjukkan kemajuan signifikan. Suporter pun tetap memberikan apresiasi atas kerja keras tim yang mulai menunjukkan identitas permainan modern dan agresif.
Hasil ini diharapkan menjadi bahan evaluasi penting menjelang kualifikasi Piala Asia mendatang. Dengan mempertahankan semangat juang dan memperbaiki detail kecil di pertahanan, Timnas Indonesia berpeluang besar menciptakan kejutan di ajang internasional berikutnya.

