Situasi keamanan dan politik di Bangladesh hingga akhir Desember 2025 masih berada dalam kondisi tidak stabil. Ketegangan yang dipicu oleh konflik politik internal terus memicu aksi demonstrasi di sejumlah wilayah, sehingga meningkatkan kewaspadaan aparat keamanan dan pemerintah setempat.
Dalam beberapa hari terakhir, unjuk rasa dilaporkan terjadi di pusat-pusat kota dan kawasan strategis. Aksi massa yang awalnya berlangsung damai di sejumlah titik, dalam perkembangannya memicu bentrokan serta gangguan aktivitas publik. Kondisi ini berdampak pada layanan transportasi, kegiatan ekonomi, dan aktivitas masyarakat sehari-hari.
Pemerintah Bangladesh menyatakan telah mengambil langkah pengamanan tambahan guna menjaga ketertiban dan mencegah eskalasi konflik. Aparat keamanan dikerahkan untuk mengamankan fasilitas umum, kantor pemerintahan, serta area vital lainnya. Di sisi lain, pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.
Pengamat menilai situasi yang terjadi mencerminkan dinamika politik yang masih sensitif di Bangladesh. Ketegangan antara kelompok-kelompok berkepentingan dinilai memerlukan penyelesaian melalui dialog dan pendekatan politik yang inklusif agar stabilitas nasional dapat kembali terjaga.
Hingga saat ini, kondisi di Bangladesh masih terus dipantau oleh berbagai pihak, termasuk komunitas internasional. Diharapkan, upaya penyelesaian secara damai dapat segera dilakukan demi menjaga keamanan, stabilitas, dan kesejahteraan masyarakat.

