Hujan dengan intensitas tinggi yang turun sejak dini hari menyebabkan banjir di berbagai wilayah Jakarta. Curah hujan yang berlangsung cukup lama membuat saluran drainase tidak mampu menampung debit air, sehingga genangan meluas ke kawasan permukiman, jalan protokol, hingga area komersial.
Di sejumlah lokasi, banjir menyebabkan kemacetan panjang karena kendaraan harus berjalan perlahan atau bahkan berhenti total. Pengguna sepeda motor terpaksa mencari jalur alternatif, sementara sebagian warga memilih menunda aktivitas luar rumah. Kondisi ini turut berdampak pada kegiatan ekonomi harian, termasuk distribusi barang dan layanan transportasi umum.
Warga yang tinggal di daerah rawan banjir mulai meningkatkan kewaspadaan dengan mengamankan barang-barang berharga dan peralatan elektronik. Beberapa keluarga juga bersiap melakukan evakuasi mandiri jika air terus meningkat. Petugas gabungan diterjunkan untuk memantau kondisi lapangan, membersihkan saluran air, serta memberikan bantuan awal bagi warga terdampak.
Pemerintah daerah mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan diri melintasi jalan tergenang dan tetap mengikuti informasi resmi terkait perkembangan cuaca. Langkah antisipasi dinilai penting untuk mencegah risiko kecelakaan dan kerugian yang lebih besar.

