Seorang aktivis hak asasi manusia dari Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) bernama Andrie Yunus menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal di kawasan Jakarta.
Peristiwa tersebut terjadi pada malam hari setelah korban menghadiri sebuah kegiatan diskusi. Saat meninggalkan lokasi acara, pelaku yang belum diketahui identitasnya diduga mendekati korban lalu menyiramkan cairan berbahaya ke arah tubuhnya.
Akibat serangan tersebut, Andrie Yunus mengalami luka bakar pada beberapa bagian tubuh dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Kondisinya dilaporkan masih dalam penanganan tim medis.
Pihak KontraS mengecam keras aksi kekerasan tersebut dan menilai serangan terhadap aktivis HAM merupakan bentuk intimidasi terhadap perjuangan masyarakat sipil. Mereka mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengusut tuntas kasus ini serta menangkap pelaku yang bertanggung jawab.
Sejumlah tokoh masyarakat juga menyampaikan keprihatinan atas kejadian ini. Mereka menilai keamanan bagi aktivis dan pembela hak asasi manusia harus menjadi perhatian serius agar kebebasan berpendapat tetap terlindungi.
Saat ini aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku serta motif di balik penyerangan tersebut.

