Beijing – Pemerintah China resmi membuka penyelidikan terhadap impor sejumlah produk bahan kimia asal Jepang. Langkah ini dilakukan untuk menilai dugaan praktik perdagangan yang dinilai berpotensi merugikan industri dalam negeri China.
Otoritas perdagangan China menyatakan investigasi tersebut mencakup pemeriksaan harga, volume impor, serta dampaknya terhadap produsen lokal. Penyelidikan ini bertujuan memastikan bahwa aktivitas impor berjalan sesuai dengan ketentuan perdagangan internasional dan tidak menimbulkan persaingan tidak sehat di pasar domestik.
Bahan kimia yang menjadi objek investigasi diketahui banyak digunakan dalam sektor industri, termasuk manufaktur dan teknologi. Peningkatan impor dari Jepang dalam beberapa waktu terakhir disebut menjadi salah satu alasan utama dibukanya penyelidikan tersebut.
Pihak Jepang hingga kini menyatakan akan memantau perkembangan situasi dan siap berkoordinasi dengan otoritas China. Jepang menegaskan bahwa aktivitas ekspor dilakukan sesuai aturan dan berharap proses investigasi dapat berlangsung secara transparan.
Pengamat menilai langkah China ini berpotensi memengaruhi hubungan dagang kedua negara, terutama di tengah kondisi perdagangan global yang masih penuh ketidakpastian. Hasil investigasi nantinya akan menentukan apakah China akan menerapkan kebijakan lanjutan, seperti penyesuaian tarif atau pembatasan impor tertentu.

