Berita Terkini, Terdepan dan Terpercaya
Jumat, Agustus 29, 2025
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Islami
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • Olah Raga
  • Home
  • Ekonomi
  • Islami
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • Olah Raga
No Result
View All Result
Berita Terkini, Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result

Dugaan Salah Sasaran dalam Penyaluran Bansos Donggala dan Sigi Jadi Sorotan DPRD

Admin by Admin
14 Agustus 2025
in bantuan sosial, Berita, pemerintah
0
Dugaan Salah Sasaran dalam Penyaluran Bansos Donggala dan Sigi Jadi Sorotan DPRD
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Donggala – Penyaluran bantuan sosial (bansos) di Kabupaten Donggala dan Kabupaten Sigi kembali menjadi sorotan publik. Sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) menilai ada indikasi kuat bahwa program tersebut tidak sepenuhnya menyentuh warga yang benar-benar membutuhkan.

Laporan yang diterima DPRD menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara data penerima dan kondisi di lapangan. Beberapa warga yang terdaftar sebagai penerima bansos justru dinilai berada dalam kondisi ekonomi cukup baik, sementara warga miskin yang seharusnya menjadi prioritas malah tidak tercatat dalam daftar penerima.

Menurut salah satu anggota DPRD, persoalan ini berawal dari proses pendataan yang lemah serta minimnya pembaruan data secara berkala. “Data penerima bansos harus selalu diperbarui. Kalau tidak, risiko salah sasaran akan terus berulang, dan ini jelas merugikan masyarakat yang seharusnya berhak,” ujarnya.

DPRD mendorong pemerintah daerah untuk melakukan evaluasi total, mulai dari tahap pendataan, verifikasi, hingga penyaluran. Transparansi informasi juga dianggap penting, agar masyarakat bisa turut mengawasi jalannya program.

Selain itu, dewan mengusulkan agar pengawasan diperkuat di tingkat desa dan kelurahan. Aparat desa diminta berkoordinasi aktif dengan RT/RW dan tokoh masyarakat dalam menyusun daftar penerima. Dengan begitu, bansos diharapkan bisa benar-benar menyasar kelompok yang membutuhkan, seperti warga dengan penghasilan rendah, lansia terlantar, dan penyandang disabilitas.

“Bansos bukan hanya soal bantuan materi, tapi juga tentang menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Jika distribusinya keliru, dampaknya bisa menurunkan kredibilitas program sosial secara keseluruhan,” tegas salah satu anggota dewan.

Pemerintah daerah merespons dengan menyatakan akan menindaklanjuti laporan tersebut. Mereka berencana melakukan audit internal dan memperbaiki sistem verifikasi penerima. Langkah ini diharapkan mampu meminimalkan potensi kesalahan distribusi di masa mendatang.

Hingga kini, proses evaluasi masih berlangsung, dan masyarakat menunggu hasil tindak lanjut dari pemerintah maupun DPRD terkait perbaikan program bansos tersebut.

Tags: berita terdepanBerita TerkiniIBMNews terkini dan terpercayapemerintahsosial
Previous Post

Indonesia Mantapkan Langkah Menuju Biodiesel B50, Tapi Butuh Waktu Lebih Lama

Next Post

Gerakan Pangan Murah Polres Donggala: Langkah Nyata untuk Meringankan Beban Warga

Next Post
Gerakan Pangan Murah Polres Donggala: Langkah Nyata untuk Meringankan Beban Warga

Gerakan Pangan Murah Polres Donggala: Langkah Nyata untuk Meringankan Beban Warga

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Presiden Prabowo: Duka untuk Affan, Tegas Minta Kasus Rantis Diusut Tuntas
  • Super Garuda Shield 2025: Indonesia Pimpin Latihan Multinasional Terbesar di Kawasan
  • Tragedi Pejompongan: Ojol Tewas Usai Dilindas Rantis, Polisi Didesak Transparan
  • Ratusan Pelajar di Lebong Dilarikan ke RS Usai Santap Menu MBG
  • Komisi XIII DPR Tangani Revisi UU Hak Cipta, Inisiatif Musisi Tetap Diakui

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

Kategori

Layanan

Informasi

Copyright © 2025 IBM NEWS. All Rights Reserved
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Islami
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • Olah Raga

© 2025 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.