Pekanbaru, 28 Juli 2025 — Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, memulai pekan ini dengan langkah nyata dalam kunjungan kerjanya ke Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. Kunjungan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari komitmen pemerintah pusat untuk menyentuh langsung kebutuhan daerah, khususnya dalam isu lingkungan, pendidikan, dan pelayanan publik.
Fokus Utama: Penanganan Karhutla
Salah satu agenda utama dalam kunjungan kali ini adalah peninjauan posko penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Gibran meninjau langsung kesiapan tim gabungan dan sistem pemantauan titik api, mengingat musim kemarau semakin memperbesar risiko kebakaran di wilayah Sumatera.
“Kita tidak bisa hanya mengandalkan hujan. Kesiapan teknis dan respons cepat adalah kunci agar tidak terjadi krisis kabut asap seperti tahun-tahun lalu,” ujar Gibran dalam dialog bersama tim BNPB dan Satgas Karhutla Riau.
Kunjungan ke Sekolah Rakyat: Potret Pendidikan dari Pinggiran
Selain isu lingkungan, Gibran menyempatkan diri mengunjungi salah satu sekolah rakyat binaan masyarakat lokal. Sekolah tersebut melayani anak-anak dari keluarga kurang mampu yang belum sepenuhnya terjangkau sistem pendidikan formal.
Di sana, Gibran berdialog hangat dengan siswa dan guru, menyerap langsung aspirasi pendidikan dari akar rumput. Ia bahkan sempat duduk di salah satu bangku siswa dan mendengarkan pelajaran IPA singkat dari seorang guru muda relawan.
“Anak-anak ini punya semangat luar biasa. Jangan biarkan mereka ketinggalan hanya karena keterbatasan akses,” ungkapnya.
Dialog Terbuka dengan Pemprov Riau
Wapres juga menggelar pertemuan tertutup bersama Gubernur dan Forkopimda Riau, membahas sinergi antara pusat dan daerah. Topik yang dibicarakan meliputi reformasi pelayanan publik, digitalisasi pemerintahan daerah, serta program bantuan sosial terintegrasi.
Pertemuan ini menghasilkan sejumlah rencana aksi cepat, termasuk integrasi sistem peringatan dini bencana berbasis AI serta pembentukan task force edukasi anti-narkoba di lingkungan pelajar.
Antusiasme Masyarakat
Kunjungan Wapres Gibran ini disambut antusias warga Pekanbaru. Warga tampak berkumpul di pinggir jalan dengan membentangkan spanduk berisi harapan, mulai dari penurunan harga bahan pokok, bantuan usaha kecil, hingga peningkatan infrastruktur jalan desa.
Beberapa pelaku UMKM juga mendapat kesempatan memperkenalkan produknya langsung kepada Wapres, yang secara spontan membeli oleh-oleh khas Riau seperti Bolu Kemojo dan keripik nipah.
Catatan Penutup
Kunjungan ini memperlihatkan pendekatan khas Gibran: turun langsung, mendengar, dan mencari solusi bersama. Bukan sekadar simbolik, tapi menjadi pesan bahwa kebijakan yang efektif harus lahir dari pemahaman langsung terhadap realita di lapangan.
Kehadirannya di Pekanbaru memperkuat jembatan antara pemerintah pusat dan daerah, sekaligus menjadi pengingat bahwa perubahan besar dimulai dari perhatian terhadap hal-hal sederhana