Jakarta, 19 Juli 2025 – Sorak-sorai suporter menggema kembali di Stadion Utama Gelora Bung Karno dan Stadion Patriot Candrabhaga. Tahun ini, Indonesia resmi dipercaya menjadi tuan rumah Piala AFF U‑23 2025, sebuah kepercayaan besar dari Federasi Sepak Bola Asia Tenggara (AFF) yang menjadi batu loncatan penting bagi regenerasi tim nasional.
Turnamen yang berlangsung sejak 15 hingga 29 Juli 2025 ini menjadi magnet perhatian pencinta sepak bola nasional. Bukan hanya karena status tuan rumah, tapi juga karena skuad muda Indonesia tengah menunjukkan potensi luar biasa di lapangan hijau.
Performa Menjanjikan di Fase Grup
Di Grup A, Indonesia tergabung bersama Filipina, Kamboja, dan Brunei Darussalam. Dalam dua laga awal, Timnas Garuda Muda berhasil mencatat dua kemenangan beruntun, mencetak total lima gol dan hanya kebobolan sekali.
Pelatih kepala Indra Sjafri, yang kembali dipercaya menukangi skuad U‑23, menekankan pentingnya konsistensi dan semangat kolektif. “Kami bukan hanya ingin menang, tapi juga ingin menunjukkan karakter tim muda Indonesia di mata Asia Tenggara,” ujarnya usai laga melawan Filipina.
Persiapan dan Antusiasme Tuan Rumah
Penunjukan Indonesia sebagai tuan rumah bukan tanpa alasan. Infrastruktur stadion yang memadai, antusiasme suporter lokal, serta pengalaman menjadi penyelenggara berbagai ajang internasional sebelumnya, menjadi faktor utama di balik kepercayaan AFF.
PSSI juga memastikan bahwa dua stadion utama—GBK dan Patriot Candrabhaga—siap secara teknis dan logistik, dengan penjadwalan pertandingan yang memperhitungkan kenyamanan pemain dan penonton.
Tak kalah menarik, animo penonton sangat tinggi. Tiket pertandingan Indonesia selalu ludes hanya dalam beberapa jam. Tribun penuh warna merah putih menjadi bukti nyata dukungan masyarakat.
Harapan Menuju Final dan Beyond
Turnamen ini lebih dari sekadar gelar juara. Ini adalah panggung utama bagi pemain muda seperti Marselino Ferdinan, Arkhan Kaka, hingga pemain debutan dari Liga 1, untuk unjuk gigi dan menarik perhatian klub-klub besar, baik nasional maupun luar negeri.
Lebih jauh, keberhasilan Indonesia di ajang ini juga diharapkan menjadi awal dari perbaikan berjenjang timnas menuju SEA Games, Asian Games, dan bahkan kualifikasi Piala Asia U‑23 tahun depan.
Kesimpulan
Sebagai tuan rumah Piala AFF U‑23 2025, Indonesia tak hanya menyajikan pertandingan, tapi juga menampilkan semangat, talenta, dan semarak sepak bola muda yang berpotensi mengukir sejarah baru.
Jika Garuda Muda mampu mempertahankan tren positif dan menutup turnamen ini dengan trofi di tangan, maka 2025 bisa jadi tahun kebangkitan sepak bola Indonesia di level usia muda.