Berita Terkini, Terdepan dan Terpercaya
Jumat, Agustus 29, 2025
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Islami
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • Olah Raga
  • Home
  • Ekonomi
  • Islami
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • Olah Raga
No Result
View All Result
Berita Terkini, Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result

80 Tahun Merdeka: Demokrasi Indonesia Dinilai Masih Butuh Perbaikan Substantif

Admin by Admin
20 Agustus 2025
in Berita, berita terkini, kemerdekaan, Politik & Pemerintahan
0
80 Tahun Merdeka: Demokrasi Indonesia Dinilai Masih Butuh Perbaikan Substantif
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, 20 Agustus 2025 — Perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-80 tidak hanya dipenuhi dengan pesta rakyat, upacara kenegaraan, dan ekspresi kebanggaan nasional. Di tengah semarak tersebut, muncul pula suara kritis dari berbagai tokoh, termasuk Anies Baswedan serta sejumlah akademisi dari Universitas Islam Negeri (UIN), yang mengingatkan bahwa demokrasi Indonesia belum sepenuhnya kokoh.

Demokrasi Prosedural vs Demokrasi Substantif

Dalam pandangan mereka, selama ini demokrasi di Indonesia masih terlalu sering dipahami sebatas prosedur—adanya pemilu, pemilihan kepala daerah, hingga keberadaan lembaga legislatif. Padahal, demokrasi yang sehat seharusnya lebih dalam: mencakup kebebasan sipil, transparansi kebijakan, akuntabilitas pemerintah, serta keterlibatan publik dalam proses pengambilan keputusan.

Anies menekankan bahwa demokrasi seharusnya memberikan ruang nyata bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, bukan sekadar menjadi penonton lima tahunan saat pemilu berlangsung. Menurutnya, demokrasi prosedural tanpa substansi ibarat bangunan megah tanpa fondasi: tampak kokoh dari luar, tetapi rentan runtuh dari dalam.

Tantangan di Usia 80 Tahun Kemerdekaan

Delapan dekade kemerdekaan seharusnya menjadi momentum refleksi. Indonesia memang berhasil membangun banyak pencapaian: infrastruktur berkembang, partisipasi politik meningkat, serta posisi negara di kancah internasional makin dihormati. Namun, tantangan demokrasi tetap nyata.

Beberapa masalah yang disorot antara lain:

  • Politik uang yang masih mewarnai pemilu dan pilkada.

  • Pelemahan lembaga pengawas yang membuat praktik korupsi lebih sulit diberantas.

  • Ketergantungan masyarakat pada politik figur, bukan pada ide dan program nyata.

  • Terbatasnya akses masyarakat kecil dalam memengaruhi arah kebijakan negara.

Pengamat UIN menilai, jika masalah-masalah ini tidak diatasi, Indonesia akan terjebak pada demokrasi semua ramai secara angka, tetapi minim kualitas.

Harapan Baru pada Generasi Muda

Meski banyak masalah, bukan berarti harapan pupus. Justru, para akademisi dan tokoh publik melihat generasi muda Indonesia sebagai aktor penting yang bisa membawa demokrasi ke arah lebih substantif. Dengan literasi digital yang lebih baik, kaum muda dinilai mampu menjadi pengawas sekaligus penggerak perubahan melalui media sosial, komunitas, hingga gerakan sosial.

Menurut Anies, generasi ini bisa mendorong demokrasi yang lebih segar, kritis, dan berakar pada nilai keadilan sosial. “Demokrasi bukan sekadar hak untuk memilih, tetapi juga hak untuk mengawal kebijakan agar berpihak pada kepentingan rakyat banyak,” ujarnya.

Evaluasi untuk Masa Depan

Momentum 80 tahun kemerdekaan seakan memberi pesan: Indonesia sudah cukup matang untuk melakukan evaluasi besar-besaran. Apakah demokrasi kita hanya sekadar formalitas, ataukah benar-benar menjadi sistem yang melindungi, menyejahterakan, dan memberdayakan rakyat?

Jawaban dari pertanyaan itu akan menentukan arah bangsa di masa depan. Jika demokrasi hanya berhenti di bilik suara, maka rakyat akan terus menjadi penonton. Namun jika demokrasi benar-benar substantif, maka rakyatlah yang akan menjadi penentu arah perjalanan bangsa.

Tags: berita terdepanBerita TerkiniHUT RIIBMNews terkini dan terpercaya
Previous Post

Gaji DPR Tembus Rp70 Juta Lebih, Publik Ramai Membandingkan dengan Kondisi Rakyat

Next Post

Wamenaker Immanuel Ebenezer Terseret OTT! KPK Amankan 10 Orang dalam Kasus Dugaan Pemerasan

Next Post
Wamenaker Immanuel Ebenezer Terseret OTT! KPK Amankan 10 Orang dalam Kasus Dugaan Pemerasan

Wamenaker Immanuel Ebenezer Terseret OTT! KPK Amankan 10 Orang dalam Kasus Dugaan Pemerasan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Presiden Prabowo: Duka untuk Affan, Tegas Minta Kasus Rantis Diusut Tuntas
  • Super Garuda Shield 2025: Indonesia Pimpin Latihan Multinasional Terbesar di Kawasan
  • Tragedi Pejompongan: Ojol Tewas Usai Dilindas Rantis, Polisi Didesak Transparan
  • Ratusan Pelajar di Lebong Dilarikan ke RS Usai Santap Menu MBG
  • Komisi XIII DPR Tangani Revisi UU Hak Cipta, Inisiatif Musisi Tetap Diakui

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

Kategori

Layanan

Informasi

Copyright © 2025 IBM NEWS. All Rights Reserved
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Islami
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • Olah Raga

© 2025 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.