Berita Terkini, Informasi Aktual
Sabtu, Oktober 10, 2026
No Result
View All Result
  • IBM News
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Teknologi
  • Olah Raga
  • IBM News
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Teknologi
  • Olah Raga
No Result
View All Result
Berita Terkini, Informasi Aktual
No Result
View All Result

BEM SI Kerakyatan Batalkan Aksi Nasional, Publik Pertanyakan Alasan di Baliknya

Admin by Admin
2 September 2025
in Nasional / Peristiwa
0
0
SHARES
2
VIEWS
Share on Facebook
Share on Twitter

Jakarta, 2 September 2025 – Rencana aksi mahasiswa bertajuk Indonesia C(emas) Jilid II yang sedianya digelar Selasa (2/9) mendadak batal. Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Kerakyatan, sebagai penggagas utama, menyampaikan bahwa kondisi saat ini tidak memungkinkan untuk menggelar aksi secara aman.

Alasan Resmi: “Situasi Belum Kondusif”

Koordinator BEM SI Kerakyatan menyatakan bahwa keputusan ini diambil demi keselamatan massa aksi. Menurutnya, dinamika di lapangan belakangan menunjukkan potensi bentrokan yang tinggi. “Kami tidak ingin ada korban jiwa hanya karena kegigihan memperjuangkan aspirasi. Situasi terakhir tidak kondusif,” ujarnya dalam keterangan pers.

Namun, penjelasan singkat tersebut justru menimbulkan tanda tanya. Pasalnya, selama sepekan terakhir, mahasiswa di berbagai daerah sudah bersiap melakukan aksi lanjutan setelah demonstrasi sebelumnya mendapat sorotan publik.

Latar Belakang Aksi Jilid II

Aksi Indonesia C(emas) pertama digelar Agustus lalu dengan mengangkat isu kenaikan harga kebutuhan pokok, krisis lapangan kerja, serta kebijakan pemerintah yang dinilai semakin memberatkan rakyat. Gerakan tersebut menuai simpati, meski juga diwarnai bentrokan antara mahasiswa dan aparat di beberapa kota, termasuk Bandung dan Yogyakarta.

BEM SI kemudian mengumumkan aksi susulan atau “jilid II” yang rencananya dilakukan serentak di sejumlah titik strategis Jakarta. Isu yang diangkat bukan hanya soal ekonomi, tetapi juga krisis kepercayaan terhadap pemerintah.

Reaksi Publik: Antara Kecewa dan Lega

Keputusan mendadak untuk membatalkan aksi menimbulkan reaksi beragam. Sebagian mahasiswa mengaku kecewa karena merasa momentum penting telah hilang. “Kami sudah siap sejak jauh-jauh hari. Ini momen yang seharusnya bisa jadi tekanan besar ke pemerintah,” kata salah satu mahasiswa dari Bandung.

Di sisi lain, ada juga suara yang mendukung keputusan BEM SI. Mereka menilai langkah tersebut bijak untuk menghindari kerusuhan yang lebih parah, apalagi setelah insiden gas air mata di sekitar kampus Unisba–Unpas tadi malam masih menyisakan trauma.

Aparat dan Pemerintah Turut Angkat Bicara

Pihak kepolisian menyambut positif keputusan mahasiswa untuk tidak turun ke jalan. “Keamanan dan ketertiban masyarakat menjadi prioritas. Kami siap mengawal penyampaian aspirasi, tapi lebih baik jika disampaikan lewat jalur yang aman,” ujar seorang pejabat Polda Metro Jaya.

Sementara itu, beberapa pengamat politik menilai pembatalan ini bisa jadi strategi mahasiswa untuk mengatur ulang pergerakan. Menurut mereka, keputusan mundur sesaat tidak menutup kemungkinan akan muncul gelombang yang lebih besar di kemudian hari.

Gerakan Mahasiswa Belum Reda

Meski aksi nasional resmi dibatalkan, sejumlah kelompok mahasiswa independen di beberapa daerah mengaku tetap berencana melakukan aksi dalam skala kecil. Hal ini menunjukkan bahwa semangat perlawanan belum padam.

“Batalnya aksi bukan berarti matinya gerakan. Kami masih punya cara lain untuk bersuara,” tegas seorang mahasiswa dari Yogyakarta.

Menunggu Langkah Selanjutnya

Situasi ini membuat publik menantikan arah baru gerakan mahasiswa. Apakah BEM SI akan benar-benar menghentikan pergerakan atau justru tengah menyiapkan strategi yang lebih besar, masih menjadi tanda tanya.

>Yang jelas, pembatalan aksi hari ini menjadi bukti bahwa dinamika politik jalanan di Indonesia tetap hidup dan bisa berubah sewaktu-waktu. Dalam kondisi ekonomi dan sosial yang serba tidak menentu, mahasiswa diperkirakan akan tetap menjadi salah satu aktor utama dalam menyuarakan keresahan rakyat.

Tags: berita terdepanBerita TerkiniIBMNews terkini dan terpercayaNasional / Peristiwa
Previous Post

Brimob Hadir di Sekitar Kampus, Mahasiswa Bandung Soroti Tindakan Aparat

Next Post

PBB Desak Indonesia Usut Tuntas Kasus Kematian Demonstran, Sorotan Dunia Menguat

Next Post
PBB Desak Indonesia Usut Tuntas Kasus Kematian Demonstran, Sorotan Dunia Menguat

PBB Desak Indonesia Usut Tuntas Kasus Kematian Demonstran, Sorotan Dunia Menguat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Paru-Paru Dunia Sedang Tidak Baik-Baik Saja, Kondisi Hutan Kalimantan Jadi Sorotan
  • Gunung Bromo Dibuka Kembali untuk Wisatawan Hari Ini Setelah Kebakaran
  • WNA Tewas dalam Insiden Penembakan di Bali, Polisi Dalami Motif Pelaku
  • Larangan Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun Jadi Sorotan, Publik Terbelah
  • Sopir Taksi Online Didorong di Stasiun Bandung, Perselisihan Berujung Mediasi Polisi

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

Berita Terkini

Paru-Paru Dunia Sedang Tidak Baik-Baik Saja, Kondisi Hutan Kalimantan Jadi Sorotan

Gunung Bromo Dibuka Kembali untuk Wisatawan Hari Ini Setelah Kebakaran

WNA Tewas dalam Insiden Penembakan di Bali, Polisi Dalami Motif Pelaku

Larangan Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun Jadi Sorotan, Publik Terbelah

Sopir Taksi Online Didorong di Stasiun Bandung, Perselisihan Berujung Mediasi Polisi

Hujan Meteor Perseid Capai Puncak 13 Agustus 2026, Bisa Diamati dari Indonesia

Copyright © 2025 IBM NEWS. All Rights Reserved
No Result
View All Result
  • IBM News
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Teknologi
  • Olah Raga

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.