Berita Terkini, Terdepan dan Terpercaya
Jumat, Agustus 29, 2025
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Islami
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • Olah Raga
  • Home
  • Ekonomi
  • Islami
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • Olah Raga
No Result
View All Result
Berita Terkini, Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result

Harga Naik, Suara Sunyi: Ketika Pasar Tak Lagi Ramah bagi Rakyat Biasa

Admin by Admin
7 Agustus 2025
in Berita, berita terkini, Ekonomi, sosial
0
Harga Naik, Suara Sunyi: Ketika Pasar Tak Lagi Ramah bagi Rakyat Biasa
0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

“Dulu seratus ribu bisa bawa pulang satu kantong penuh, sekarang cuma setengah,” keluh Bu Ratna, ibu rumah tangga di pinggiran Jakarta yang kami temui di pasar pagi. Ia bukan satu-satunya yang mengeluh. Di tiap sudut pasar, dari tukang sayur sampai pedagang telur, satu kata yang mendominasi: “naik.”

Dan yang naik bukan cuma harga. Beban pikiran rakyat pun ikut naik, pelan-pelan, tanpa banyak suara.

 Harga Naik, Tapi Bukan Sekali

Sepanjang pertengahan 2025 ini, harga bahan pokok terus merambat naik. Tak melonjak tajam, tapi konsisten dan itu yang justru paling menyiksa. Seperti luka kecil yang tak kunjung sembuh.

  • Beras premium kini menyentuh Rp17.000/kg

  • Telur ayam tembus Rp34.000/kg

  • Cabai rawit sempat nyaris Rp100.000/kg di beberapa daerah

  • Minyak goreng curah kembali naik ke Rp16.500/liter

Banyak yang bilang, “itu biasa tiap tahun”. Tapi tahun ini beda: pendapatan stagnan, pengeluaran meledak.

 Konsumen Irit, Pedagang Menjerit

“Yang beli makin banyak nanya harga, tapi makin dikit yang jadi beli,” kata Pak Joko, pedagang di pasar tradisional Bekasi. Ia bahkan mulai menjual beras dalam kemasan plastik kecil—500 gram, bukan lagi 1 kg, karena itu yang sanggup dibeli orang-orang sekarang.

Sementara itu, sebagian pedagang lain mulai mengeluhkan stok: bukan karena kelangkaan, tapi karena dagangan tak laku, basi di tempat.

 Sunyi dari Statistik

Pemerintah menyebut inflasi masih terkendali. Pertumbuhan ekonomi disebut stabil di 5,1%. Tapi di lapangan, rasa susah itu tidak bisa diukur pakai persentase.

Yang terjadi hari ini bukan hanya soal harga, tapi soal psikologis rakyat:

  • Banyak yang mulai mengurangi makan lauk

  • Membatasi beli buah

  • Menunda belanja sabun atau kebutuhan lain yang “bukan primer”

Diam-diam, rakyat belajar bertahan dengan cara yang menyedihkan.

Siapa yang Bertindak?

Pertanyaannya sekarang: di mana peran negara?
Apakah operasi pasar cukup? Apakah subsidi sudah tepat sasaran?
Atau kita harus terima bahwa pasar bebas takkan peduli pada isi dapur rakyat kecil?

Ekonom bilang ini masa transisi. Tapi transisi seperti apa yang membuat rakyat harus mengorbankan makan dua kali sehari?

 Penutup:

Harga boleh naik perlahan. Tapi kekhawatiran rakyat naik lebih cepat. Di balik senyum ibu-ibu di pasar, tersimpan strategi rumit menyiasati isi dompet yang makin kempis.

Dan bila negara tetap berdiam, bukan hanya daya beli yang runtuh tapi juga kepercayaan.

Tags: beritaberita terdepanBerita TerkiniekonomiEkonomiIndonesiaIBMNews terkini dan terpercaya
Previous Post

Bukan Sekadar Gelombang: Tragedi Dolphin II dan Lubang Lama dalam Sistem Keamanan Laut Wisata Indonesia

Next Post

KPK Panggil Dua Eks Menteri Jokowi: Babak Baru Penelusuran Dugaan Korupsi

Next Post
KPK Panggil Dua Eks Menteri Jokowi: Babak Baru Penelusuran Dugaan Korupsi

KPK Panggil Dua Eks Menteri Jokowi: Babak Baru Penelusuran Dugaan Korupsi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Presiden Prabowo: Duka untuk Affan, Tegas Minta Kasus Rantis Diusut Tuntas
  • Super Garuda Shield 2025: Indonesia Pimpin Latihan Multinasional Terbesar di Kawasan
  • Tragedi Pejompongan: Ojol Tewas Usai Dilindas Rantis, Polisi Didesak Transparan
  • Ratusan Pelajar di Lebong Dilarikan ke RS Usai Santap Menu MBG
  • Komisi XIII DPR Tangani Revisi UU Hak Cipta, Inisiatif Musisi Tetap Diakui

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

Kategori

Layanan

Informasi

Copyright © 2025 IBM NEWS. All Rights Reserved
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi
  • Islami
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • Olah Raga

© 2025 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.