Berita Terkini, Informasi Aktual
Jumat, Oktober 23, 2026
No Result
View All Result
  • IBM News
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Teknologi
  • Olah Raga
  • IBM News
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Teknologi
  • Olah Raga
No Result
View All Result
Berita Terkini, Informasi Aktual
No Result
View All Result

Soeharto Ditetapkan Jadi Pahlawan Nasional: Antara Penghargaan dan Luka Lama yang Kembali Terbuka

Admin by Admin
10 November 2025
in Berita, berita terkini, nasional
0
0
SHARES
4
VIEWS
Share on Facebook
Share on Twitter

Jakarta — Indonesia kembali dihadapkan pada perdebatan sejarah yang belum sepenuhnya selesai. Pemerintah resmi menetapkan Presiden ke-2 Republik Indonesia, Soeharto, sebagai Pahlawan Nasional pada peringatan Hari Pahlawan tahun ini.

Keputusan itu diumumkan melalui Keputusan Presiden yang dibacakan dalam upacara kenegaraan di Istana Negara. Pemerintah menyebut, gelar ini diberikan atas “jasa besar Soeharto dalam menjaga stabilitas dan memajukan pembangunan nasional selama masa kepemimpinannya.”

Namun, di luar istana, suara publik tidak bulat.
Sebagian rakyat menilai penghargaan itu sebagai pengakuan terhadap peran Soeharto membangun ekonomi dan infrastruktur, sementara kelompok lain merasa keputusan ini seperti membuka kembali luka lama—terutama bagi mereka yang menjadi korban penindasan di era Orde Baru.

Sisi yang Diperdebatkan

Selama 32 tahun berkuasa, Soeharto dikenal sebagai figur yang membawa stabilitas ekonomi, swasembada pangan, dan pembangunan pesat. Tapi di balik itu, banyak catatan kelam yang tak bisa dihapus: pelanggaran HAM, pembungkaman pers, serta hilangnya kebebasan sipil.

Para aktivis HAM menyebut, penghargaan ini mengabaikan penderitaan korban dan mencederai upaya rekonsiliasi sejarah. Sementara pihak pemerintah berdalih, penilaian terhadap jasa tokoh bangsa dilakukan “secara menyeluruh, dengan mempertimbangkan kontribusi positifnya bagi negara.”

Antara Lupa dan Maaf

Publik kini terbelah: ada yang menganggap ini bagian dari rekonsiliasi, ada pula yang menganggapnya bentuk “pelunakan sejarah.”
Apapun pandangannya, keputusan ini jelas membawa pesan besar—bahwa bangsa ini masih berjuang mencari keseimbangan antara mengenang jasa dan mengakui luka.

Tags: berita terdepanBerita Terkinihari nasionalIBMNews terkini dan terpercaya
Previous Post

Prabowo Resmikan Pabrik Petrokimia Raksasa, Langkah Besar Menuju Kemandirian Industri Nasional

Next Post

Ledakan di Jakarta Utara: Polisi Ungkap Motif Pribadi di Balik Aksi Tragis

Next Post
Ledakan di Jakarta Utara: Polisi Ungkap Motif Pribadi di Balik Aksi Tragis

Ledakan di Jakarta Utara: Polisi Ungkap Motif Pribadi di Balik Aksi Tragis

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Paru-Paru Dunia Sedang Tidak Baik-Baik Saja, Kondisi Hutan Kalimantan Jadi Sorotan
  • Gunung Bromo Dibuka Kembali untuk Wisatawan Hari Ini Setelah Kebakaran
  • WNA Tewas dalam Insiden Penembakan di Bali, Polisi Dalami Motif Pelaku
  • Larangan Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun Jadi Sorotan, Publik Terbelah
  • Sopir Taksi Online Didorong di Stasiun Bandung, Perselisihan Berujung Mediasi Polisi

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

Berita Terkini

Paru-Paru Dunia Sedang Tidak Baik-Baik Saja, Kondisi Hutan Kalimantan Jadi Sorotan

Gunung Bromo Dibuka Kembali untuk Wisatawan Hari Ini Setelah Kebakaran

WNA Tewas dalam Insiden Penembakan di Bali, Polisi Dalami Motif Pelaku

Larangan Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun Jadi Sorotan, Publik Terbelah

Sopir Taksi Online Didorong di Stasiun Bandung, Perselisihan Berujung Mediasi Polisi

Hujan Meteor Perseid Capai Puncak 13 Agustus 2026, Bisa Diamati dari Indonesia

Copyright © 2025 IBM NEWS. All Rights Reserved
No Result
View All Result
  • IBM News
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Teknologi
  • Olah Raga

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.